Celebrating the 8th Wedding Anniversary

By | November 5, 2008

Untuk Ummi tercinta,

5 Nopember delapan tahun yang lalu, perahu keluarga kita mulai berlayar di samudera kehidupan nan luas. Namanya berlayar di samudera, tidak mungkin tanpa ombak datang. Begitu pun perahu kita. Kita telah dan terus belajar bagaimana mengatur layar agar kapal tetep berjalan sampai ke arah tujuan. Tidak keram dihentam badai, tidak bocor tersangkut karang, tidak belok ikut angin begitu saja.

5 Nopember delapan tahun yang lalu setelah akad nikah, Abi bilang begini: “Sekarang kita akan saling melengkapi. Kelebihanmu akan menutupi kekuranganku dan sebaliknya kekuranganmu akan kututupi dengan kelebihanku.” Setelah delapan tahun, kita tetap menyadari bahwa masing-masing bukan makhluk sempurna. Abi bukan suami sempurna, Ummi juga bukan tidak punya kekurangan. Alhamdulillah, kini kita bisa memahami kelebihan dan kekurangan kita masing-masing.

Sekarang kita dapat amanah si ganteng Sayyid dan si cantik Asya. Mari kita bimbing mereka menjadi manusia yg tahu ber-Tuhan dan berguna bagi alam. Merekalah investasi kita, yang akan berbunga setiap saat sampai akhir zaman.

(6pm 05/11/08 saatnya persiapan memberi teladan ke masjid kpd sayyid/asya, to be continued)

Download artikel ini: DOC atau PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *